mengerjakan soal cerita. Hal ini mengindikasikan adanya kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan. Selain itu, data hasil penelitian yang dilakukan oleh Febriani dan Mukhni (2018: 29) dengan judul “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Analisis Kesalahan dialami siswa saat mengerjakan soal matematika dengan materi geometri. Dari 481 bentuk kesalahan tersebut bisa dikategorikan dalam 5 tipe, yaitu kesalahan pemahaman, kesalahan transformasi, kesalahan pemrosesan matematika, kesalahan pengkodean, dan tipe “Tidak dapat Diidentifikasi”. Pada tabel 1 terlihat Arti Mimpi mengerjakan soal matematika. Arti dari mimpi mengerjakan soal matematika adalah : anda akan mendapat petunjuk atau pembuktian dari seseorang yang membuat anda merasa menyesal dengan apa yang telah anda lakukan meski sebelumnya anda percaya bahwa semua yang anda lakukan tidak akan berdampak buruk. Untuk Android sendiri, Photomath dilabeli sebagai aplikasi yang Family Friendly. Artinya aplikasi ini sangat direkomendasikan karena bisa membantu pelajar memahami dan menyelesaikan soal matematika. Selain itu, Photomath juga menjadi pilihan editor Google Play, dengan alasan-alasan seperti di bawah ini : Matematika sering kali menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang. Apakah kamu salah satunya? Di pelajaran ini, kita 'dituntut' untuk memahami banyak rumus. Selain itu, dibutuhkan logika yang baik dan kecermatan untuk memecahkan soal-soalnya. Kalau tidak, maka akan membutuhkan waktu lama. Coba bayangkan kamu sedang mencongak, ikut Cerdas Cermat, atau mengerjakan ujian. Bisa-bisa tidak Meski terkesan sederhana dan kadang jumlah bilangan tak diketahui dengan pasti, banyak orang yang ikut menjawab setiap soal. Melalui sebuah gambar dan angka, kita ditantang untuk menjadikannya sebagai petunjuk untuk menyelesaikan soal Matematika. Nah, soal berikut ini contohnya. Coba deh jawab 7 soal ini kalau kamu emang jago pelajaran dengan memberikan soal HOTS kepada siswa yang menjadi sampel penelitian yang terdiri dari 10 siswa kelas VIII. Tahap ketiga adalah tahap analisis, setelah mengerjakan soal, kemudian jawaban siswa dikoreksi dan dianalisis oleh peneliti untuk mendapatkan hasil berdasarkan pedoman kemampuan pemecahan masalah. Beberapa karakteristik matematika yaitu: 1) memiliki objek kajian abstrak, 2) bertumpu pada kesepakatan, 3) berpola piker deduktif, 4) memiliki simbol yang kosong dari arti, 5) memperhatikan semesta pembicaraan (universal), dan 6) konsisten dalam sistemnya. Dalam memperhatikan karakteristik matematika tersebut, tidak mustahil jika siswa dalam soal tersebut. Hal ini disebabkan tidak semua soal matematika dapat langsung diselesaikan menggunakan rumus-rumus yang ada (Putra et al., 2016). Siswa yang mempunyai kemampuan berpikir kritis yang tinggi dalam menentukan ide awal pengerjaan soal matematika akan lebih mudah untuk menyelesaikan soal tersebut. Siswa bisa melatih kecepatan waktunya saat mengerjakan soal-soal dalam latihan. Bisa mengatur berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan sejumlah soal tertentu. Diawal-awal mungkin siswa tidak bisa tepat waktu saat mengerjakan soal, namun dengan semakin sering latihan maka akan semakin terbiasa, dan bisa mengatur waktu dengan baik. 6. dierDwO.