Untukmembuat film sablon separasi kita menggunakan software Corel DRAW, disini tersedia untuk pecah warna separasi, langsung saja, berikut caranya : 1. Buka Corel DRAW 2. Import file jpeg/psd/png yang berwarna yang akan disablon, warnanya bisa RGB atau CMYK, disini diberi contoh gambar angry bird dibawah ini : 3. Masukkan ukuran, pada menu
Membuat Film Sablon (2) Cara Membuat Karikatur dengan CorelDRAW; Menciptakan Gambar Realistis Dengan Mesh Fill di CorelDRAW; Menyalin Perintah dengan Attributes Eyedropper tool di CorelDRAW; Line Art dengan 2-Point Line tool di CorelDRAW;
CaraSablon Kaos Untuk mengenal cara belajar membuat desain gambar untuk kaos yang bisa anda pelajari,rasanya perlu juga untuk mengetahui proses cara mencetak hasil desain ke dalam kaos atau cara sablon kaos manual dan cara sablon kaos digital. untuk saat ini kami memberikan info Cara Sablon Kaos untuk pemula, dan kalauÂ
Banyaksekali permintaan di email saya mengenai cara dan tehnik tracing di coreldraw. Untuk kali ini saya akan mentracing object kaligrafi Lafadz ALLAH SWT Sebelum kita memulai, mungkin ada yang belum tahu apa itu "Tracing".
Title bar (1) berisi informasi judul aplikasi dan file yang sedang dibuka. -Menu bar (2) berisi menu-menu yang ada di aplikasi Corel Draw. -Toolbar terdiri dari beberapa icon meliputi: -Standar (3) perintah-perintah pada menu utama -Property bar (4) berisi tombol-tombol perintah tambahan. -Tool box (5) berisi alat untuk mendesain gambar.
coreldraw , pilih open >> new , untuk membuat dokumen baru, 2.pilih >> text tools , untuk membuat tulisan huruf yang akan jadi desain kaos distro 'studio creative desain', kemudian atur posisi tulisan dan ukuran sizenya seperti gambar desain distro dibawah ini
Ada3 aspek tehnik sablon: pertama, Tehnik membuat film sablon, kedua, tehnik mengafdruk screen, ketiga, tehnik sablon segala dasar. Dengan memahami ketiga dasar tersebut, maka anda sudah bisa memulai pekerjaan cetak sablon yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan atau pun menjadikan sebagai pekerjaan tetap.
Terbaru26+ Cara Membuat Film Sablon Dengan Photoshop. Bagi manusia,model kaos sablon tidak hanya mempunyai nilai fungsional untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin dan panas atau ancaman binatang buas. model kaos sablon dalam hal ini pakaian dan aksesoris yang dikenakan wanita dan pria merupakan simbol identitas gender, agama, dan status sosial.
Caramembuat film sablon dengan corel draw. 8. Film yang kita setting telah siap untuk diprint,bisa menggunakan kertas hvs tapi lebih bagus hasilnya jika menggunakan mika transparan,nanti akan saya share juga tentang cara membuat film sablon menggunakan kertas hvs,. Mesin sablon digital daftar harga infobisnis.
MembuatLemari Dengan CorelDRAW; Membuat File PDF dengan CorelDRAW; Membuat Kalender 2015 dengan CorelDRAW; Perspektif pada Obyek Foto; Merubah Foto menjadi Sketsa Hitam Putih; Menyisipkan Tabel Excel pada CorelDRAW; Membuat Film untuk Sablon; Separasi CMYK Halftone untuk Print Film Sablon; Mengenal Pointer Pick Tool; Print Separasi dengan
7M9KTyU. CORELDRAW MENGATUR FILM UNTUK SABLON BERBEDA DENGAN UNTUK OFFSET Sebelum kita membahas bagaimana mengatur film untuk sablon dan untuk offset, terlebih dahulu kita mendifinisikan apa itu film untuk offset dan sablon. Pengertian film adalah suatu lembar transparan plastik atau kertas kalkir yang berisikan gambar hasil print out dari komputer ataupun gambar tangan, yang nantinya gambar tersebut akan kita transfer ke media berikutnya dalam urutan proses cetak misalnya screen atau plat. Nah, untuk teknik cetak offset, gambar yang telah kita buat tinggal kita simpan dalam media penyimpanan data baik itu disket, cd atau flash disk, kemudian kita bawa ke penyedia jasa output film. Penyedia jasa output film inilah nantinya yang akan melakukan output gambar yang kita buat tadi menjadi film yang siap untuk proses pembuatan plat atau master. Tergantung dari pewarnaan gambar yang kita buat, film yang dihasilkan merupakan hasil pemisahan warna per warna separasi yang secara otomatis dilakukan oleh peralatan mesin output film. Tanda-tanda register, color calibration bardll, semua diatur oleh mesin/peralatan output. Kecuali untuk cetakan satu warna dengan mesin offset kecil dan menggunakan master basah atau kering, film bisa berupa hasil print out printer laser diatas kertas. Sedangkan untuk film sablon, lebih sering kita harus melakukan pemisahan warna per warna terlebih dulu, memberi tanda register yang sama persis untuk setiap warna yang kita pisahkan sebelum gambar kita output menjadi film. Kita tidak mesti harus membawa ke penyedia jasa output film. Kita bisa output sendiri film tersebut dengan printer yang dapat mencetak di atas lembar transparan dan memiliki ketajaman yang tinggi printer laser. Perbedaan utama antara film sablon dan film offset dapat kita sebutkan diantaranya adalah 1. Tanda register yang untuk sablon biasanya harus kita buat sendiri, terutama untuk gambar dengan dua warna atau lebih. 2. Besarnya masukan overprint antara warna satu dan warna lainnya. 3. Teknik pemisahan warna untuk warna gradasi. 4. Nilai raster lpi untuk gambar-gambar dengan gradasi warna ataupun separasi. Ada baiknya kita pelajari satu per satu. 1. Tanda register Misalkan kita memiliki gambar logo sebuah hotel yang terdiri atas tiga warna seperti di bawah ini Sebelum kita melakukan pemisahan warna gambar tersebut, kita mesti memberikan tanda register. Biasanya berupa garis tipis saling silang atau dengan tambahan lingkaran di tengahnya. Tujuannya adalah untuk memudahkan penyocokan gambar warna per warna bila sudah berbentuk film, serta untuk pengaturan posisi film di atas screen agar lebih mudah dan lebih tepat. Untuk proses sablon, pencetakan dilakukan secara manual dengan tangan. Penempatan screen di atas meja sangat menentukan ketepatan gambar hasil cetakan. Pengaturan posisi gambar di atas screen juga menentukan pengaturan screen di atas meja. Penempatan posisi gambar di atas screen yang tidak sama antara warna satu dengan warna lainnya akan menyulitkan operator cetak, bahkan dapat membuat hasil cetakan yang tidak pas berbayang, tidak “pasti”. Gambar di atas terdiri dari tiga warna, yaitu kuning, orange dan biru. Setelah kita pisahkan warna per warna, maka kita akan memiliki tiga gambar seperti berikut Gambar yang lebih di atas merupakan hasil pemisahan dari tiga warna gambar, yaitu kuning gambar bintang, orange dasar dan tulisan “five star hotel” serta biru logo tengah. Untuk menjadi film, semua gambar harus berwarna hitam. Sehingga gambar-gambar tersebut akan menjadi seperti gambar yang berada di barisan bawah. Perhatikan bahwa tiap gambar dengan tanda register merupakan kumpulan objek-objek dengan warna yang sama. Apabila di atas warna tersebut terdapat warna lain di atas dasar orange ada bintang dengan warna kuning, maka warna lainnya di buat menjadi putih. Langkahnya adalah pertama kita melakukan duplikasi gambar besertat tanda registernya sesuai dengan jumlah warna dalam gambar tersebut. Misalnya gambar memiliki tiga warna, maka setidaknya kita melakukan duplikasi menjadi tiga gambar yang sama. Kemudian pada setiap gambar kita hanya mengambil objek-objek dengan warna yang sama saja. Objek dengan warna lain kita hapus atau kita beri warna putih seperti pada contoh di atas tadi. 2. Besarnya Masukan Overprint Pencetakan dengan sablon adalah pencetakan manual dengan menggunakan screen. Namanya juga pencetakan manual, pastilah memiliki tingkat ketelitian dan ketepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan menggunakan mesin. Karena itu, penempatan warna satu dengan warna lainnya tidak bisa setepat dengan menggunakan mesin. Ambil contoh gambar kita tadi. Dengan teknik sablon, gambar tadi akan mengalami tiga kali proses cetak yaitu pertama dicetak warna kuning gambar bintang, kemudian warna orange tulisan dan dasar, lalu terakhir warna biru logo. Urutan cetak dimulai dengan warna yang paling muda, diikuti oleh warna yang lebih tua dst. Karena memiliki tingkat ketepatan yang lebih rendah dari pencetakan dengan mesin, hasil cetakan dengan sablon lebih sering mengalami apa yang disebut dengan misregister atau warna meleset lihat gambar di bawah. Untuk mengatasi hal tersebut, film untuk sablon biasanya diberi nilai overprint biasa disebut dengan istilah “masukan” yang lebih besar. Tergantung dengan besarnya gambar, nilai tersebut tidak boleh lebih kecil dari 0,2 mm. Jika kita memberikan nilai yang terlalu kecil, maka akan terjadi misregister atau warna meleset pada saat pencetakan. Sebaliknya, nilai masukan yang terlalu besar juga akan menghasilkan cetakan yang seperti memiliki warna lain di luar warna yang kita gunakan. Pengaturan pemberian masukan untuk film sablon adalah untuk gambar dengan warna yang lebih muda, gambar tersebut kita perbesar sedikit dengan perintah contour + 0,2 mm ataukah dengan memberikan outline +0,4 mm. Jadi untuk contoh gambar kita, gambar setiap bintang kita perbesar dengan contour ke arah luar sebesar 0,2mm atau dengan memberikannya outline sebesar 0,4 mm. Sedangkan untuk warna yang lebih tua kita buat tetap seperti adanya. 3. Pemisahan Warna Untuk Warna Gradasi Film gradasi warna untuk sablon biasanya terdiri atas warna blok dan warna gradasi dengan titik awal warna putih. Misalnya kita punya gambar dua warna gradasi dari kuning ke merah. Film untuk sablon yang kita buat akan terdiri dari satu film blok mewakili warna kuning dan satu film yang merupakan hasil penukaran warna merah dengan hitam dan kuning dengan putih. lihat gambar. Warna kuning kita buat menjadi satu warna blok full hitam, karena kuning lebih “muda” dari merah. 4. Nilai Raster Untuk Gradasi Warna atau Separasi Screen yang digunakan dalam teknik cetak sablon memiliki ukuran-ukuran yang menunjukkan tingkat kerapatan mesh yang digunakan. Ini dapat digunakan untuk menunjukkan seberapa besar “lubang-lubang” yang dapat ditembus oleh tinta sablon. Makin besar angka mesh screen, makin kecil lubang-lubang itu. Begitu sebaliknya. Perbedaan jenis tinta yang kita gunakan dalam pencetakan akan menentukan nilai mesh screen yang kita pakai. Untuk jenis tinta plastisol atau oil ink misalnya, kita bisa menggunakan screen dengan nilai mesh 130 – 150. Tetapi nilai mesh tersebut tidak bisa kita pakai untuk jenis tinta rubber atau glitter. Tintanya tidak akan tembus. Untuk jenis rubber biasanya digunakan screen dengan mesh 110 atau kurang. Sebelum kita membuat film untuk warna gradasi atau separasi, sebaiknya kita mengetahui dulu jenis tinta apa yang akan digunakan dalam mencetak. Ini nanti untuk menentukan seberapa besar nilai LPI yang kita tetapkan pada saat output film. Untuk film sablon, nilai LPI yang digunakan biasanya tidak akan lebih besar dari 60. Itu bisa digunakan untuk jenis tinta water base pigmen, oil ink, ataupun plastisol. Sedangkan untuk jenis tinta rubber, nilainya harus lebih rendah dari itu. Biasanya maksimum digunakan 50 lpi, lebih sering digunakan nilai 30 – 35 lpi.
Posted by Unknown Friday, 25 April 2014 TUTORIAL MEMBUAT FILM SABLON MENGGUNAKAN COREL DRAW Selamat siang Brother sister semua,setelah kemarin kami membuat artikel tentang cara membuat film sablon pisah warna menggunakan photosop,untuk kali ini masih sama namun pada kesempatan kali ini kami mencoba menshare kembali bagaimana cara membuat film sablon tetapi menggunakan software corel draw,.oke Langsung saja kita simak tutorialnya 1. Buka program corel draw saya menggunakan corel draw x6 bisa juga untuk versi lainya 2. buka gambar yang akan kita pisahkan warnanya,disini saya menggunakan orlando magic,nanti juga akan saya berikan link downloadnya jika temen temen mau menggunakannya, 3. setelah terbuka,lalu seleksi gambar dan kemudian sesuaikan ukuran yang diinginkan,disini saya membuat ukuran gambarnya L= T= 4. setelah kita selesai membuat ukuran gambarnya,sekarang kita tinggal memberikan tanda registernya,bisa 4 buah bisa juga 2 buah saja,saya menggunakan 4 buah tanda register 5. setelah tanda register selesai dibuat,lalu kita tentukan ada berapa warna yang akan kita pisahkan,di gambar ada 4 warna yang harus dipisah,kemudian copy paste gambar sebanyak warna yang kita inginkan yaitu 4 warna,jadi copas 4 gambar 6. Semua gambar sudah siap kita pisahkan tiap tiap warnanya,dibawah saya mengambil contoh warna yang akan kita ambil adalah yang abu abu,jadi untuk warna lainya kita hapus,begitu juga pada ke tiga gambar lainya,ambil warna yang kita inginkan dan hapus yang tidak diinginkan 7. Setelah keempat gambar sudah di pisahkan warnanya,jangan lupa kita ganti warnanya menjadi hitam pekat semuanya,dan gambar siap diprint bisa menggunakan kertas HVS lihat caranya DISINI. CATATAN Gambar diatas sudah dalam bentuk atau format VECTOR,jika gambar temen temen masih dalam format BITMAP maka gambar harus di ubah dulu menjadi VECTOR agar lebih mudah,caranya nanti akan saya share pada kesempatan selanjutnya,hehehee.. Oia,sesuai janji saya diatas saya akan membagikan gambar seperti diatas jika temen temen ingin latihan menggunakan gambar yang sama,bisa download DISINI. CHIBHE T-SHIRT PRINTING Mungkin untuk hari ini cukup sampai disini dahulu,mudah mudahan bisa dimengerti dan tentunya SEMOGA BERMANFAAT...
Thursday, 24 April 2014 cara membuat film sablon,jasa pembuatan website murah,resep ampuh menyembuhkan cacar 1 comments Cara mudah membuat film sablon dengan corel draw Selamat siang para pembaca semua,langsung saja pada siang hari ini saya akan mencoba share tentang bagaimana caranya membuat film sablon kaos temen temen yang sudah terbiasa dengan dunia sablon tentu sudah mengenal apa itu film sablon,untuk temen temen yang belum tahu mungkin sedikit penjelasan ini akan membantu,film sablon adalah sebuah gambar yang telah di setting atau gambar yang telah dipisahkan warnanya lalu diprint menjadi sebuah film atau klise yang nantinya akan diproses afdruk lalu disablon ke kaos,.Untuk cara setting filmnya mari kita simak tutorial dibawah ini dengan menggunakan software corel draw tekhnik pisah warna Buka Aplikasi Corel draw bebas,namun saya menggunakan versi coreldraw x6 Buka gambar yang akan di setting atau dipisah warnanya,disini saya menggunakan gambar orlando magic,logo club NBA USA 3. kemudian seleksi gambar lalu sesuaikan ukuran gambar yang kita mau atau sesuai kebutuhan,ukuran yang saya pakai adalah L= T= 4. Setelah ukuran didapat,kemudian berilah tanda register atau cross pada gambar agar memudahkan pada saat di prose afdruknya nanti, bisa 4 buah register bisa juga 2 register saja,sesuai selera saja 5. setelah tanda register dibuat,selanjutnya kita tinggal lihat ada berapa warna pada gambar tersebut,gambar diatas ada 4 warna yaitu,abu-abu,hitam,putih,dan biru,lalu copy paste gambar sesuai jumlah warnanya, 6. Pada gambar diatas telah kita copy paste sebanyak 4 buah,karena ada empat warna yang kita akan pisahkan,lalu selanjutnya kita tinggal pisahkan atau hapus warna yang tidak kita perlukan,pada gambar dibawah saya akan mengambil warna abu abu,jadi warna lainnya tinggal kita hapus 7. Untuk setiap gambar,yang di hapus hanyalah warna yang tidak kita perlukan pada setiap gambarnya,misal kita perlu warna abu abu,yang dihapus adalah warna biru,hitam,dan jika warna putih yang kita ambil,yang dihapus adalah warna yang tidak kita butuhkan abu abu,hitam,biru. Setelah semua warna telah dipisahkan,kemudian ubah warnanya menjadi hitam pekat,jadi akan seperti gambar dibawah ini 8. Film yang kita setting telah siap untuk diprint,bisa menggunakan kertas Hvs tapi lebih bagus hasilnya jika menggunakan mika transparan,nanti akan saya share juga tentang cara membuat film sablon menggunakan kertas HVS,. NOTE Gambar diatas sudah dalam bentuk atau format VECTOR,jadi jika gambar temen temen masih berupa gambar BITMAP,itu diperlukan proses TRACE dahulu, baca bagaimana caranya Mengubah gambar bitmap menjadi vector. Buat temen temen yang ingin belajar dengan menggunakan gambar seperti diatas,ini saya sediakan juga gambarnya silahkan di DOWNLOAD. Sekian untuk hari ini,Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar temen temen disini,mohon maaf jika ada kesalahan. SEMOGA BERMANFAAT... ,